Skip to main content

ANALISIS KOMBINATORIAL



1.        Prinsip Dasar Perhitungan/Prinsip Pencacahan
Misalkan bahwa dua percobaan akan dilakukan. Jika I menghasilkan salah satu dari m kemungkinan hasil, dan jika untuk setiap hasil dari I percobaan ada n kemungkinan hasil dan percobaan II menghasilkan m buah kemungkinan maka kedua percobaan tersebut menghasilkan m.n kemungkinan hasil percobaan.
Contoh :
1)      Sebuah regu beranggotakan 2 orang terdiri dari 1 laki-laki dan 1 perempuan, akan dipilih dari 5 laki-laki dan 8 perempuan. Berapa banyak kemungkinan regu yang dapat dibentuk?
2)      Jika suatu plat nomor kendaraan terdiri dari 2 huruf diikuti dengan 4 angka dan 2 huruf , maka berapa banyak plat nomor kendaraan yang dapat dibuat?
Jawab:
1)        L x P = 5 x 8 = 40 regu
2)        (26 x 26) x (10 x 10 x 10 x 10) x (26 x 26) = 264 x 104

2.        Permutasi
Permutasi merupakan suatu susunan objek yang urutannya diperhatikan.
Contoh:
1)      Diketahui ada 4 huruf A,B,C,D:
a.       Berapa banya susunan huruf yang berbeda dapat dibentuk?
b.      Berapa banyak susunan 2 huruf yang berbeda dapat dibentuk?
2)      Budi memiliki 10 buku yang terdiri dari 6 buku agama dan 4 buku sains. Buku-buku tersebut akan disusun dalam sebuah rak.
a.       Berapa banyak susunan buku yang mungkin?
b.      Bila masing-masing buku disusun secara berkelompok, ada berapa banyak susunan yang mungkin?
c.       Bagaimana (b) jika letak kelompok dibedakan?
Jawab:
1)       a.  n, (n-1), (n-2),  … , 3, 2, 1 = n!
            4 x 3 x 2 x 1 = 24
       b.  4 x 3 = 12
2)      a. 10! = 10 x 9 x … x 1
      b. 6! x 4!
      c. 6! x 4! x 2!
Latihan!
Buatlah soal sendiri dan beri jawaban, 1 soal prinsip pencacahan, dan 1 soal permutasi!

3.        Kombinasi
Kombinasi merupakan susunan objek-objek yang urutannya tidak diperhatikan.
Banyaknya grup r benda yang berbeda yang dapat dibentuk dari sejumlah n benda, bila urutannya tidak diperhatikan, didefinisikan dengan :

Percobaan yang dilakukan 1 kali disebut percobaan Bernoulli
Percobaan yang dilakukan >1 kali disebut percobaan Binomial

Teorema Binomial
Nilai (n,r) merupakan koefisien binom yaitu:
Keterangan:
x= kemungkinan berhasil
y = Kemungkinan gagal
contoh:
1)        Diketahui ada 4 huruf A,B,C,D. berapa banyak grup yang tediri atas 2 huruf dapat dibentuk dengan huruf tersebut?
2)        Dari 5 mahasiswa dan 7 mahasiswi, berapa banyak grup yang dapat dibentuk yang terdiri dari 2 mahasiswa dan 3 mahasiswi?
penyelesaian:


4.             Koefisien Multinom
Jika n1 + n2 + n3 + … + nr = n, maka didefinisikan:

Jadi,  menyatakan banyaknya cara membagi n benda yang berbeda menjadi r grup yang berbeda berurutan.
Teorema Multinom

Contoh:
1)      Berapa banyak huruf yang dapat dibentuk dari kata ADA
2)      Terdapat 10 mahasiswa yang akan dibagi menjadi 2 tim, masing-masing beranggotakan 5 orang. Tim I akan mengikuti kompetisi A dan tim II akan mengikuti kompetisi B. Ada bera cara pembagian yang mungkin dilakukan?
Jawab :


#nakiitanaka : “Semoga bermanfaat ^o^”                      

 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Median Umur dalam Demografi

Median Umur             Untuk meringkas data statistik biasanya digunakan ukuran sentral rata-rata ataupun median. Distribusi umur penduduk umumnya jauh dari simetri ( skew ) dan sering pula berakhir dengan interval terbuka sehingga menyulitkan dalam perhitungan harga rata-rata. Secara umum, median adalah titik tengah data. Jika data diurutkan menurut besarnya maka sebelah bawah dan sebelah atas median tersebut masing-masing terdapat 50% data.             Data demografi umumnya dikelompokkan dalam selang umur 1 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun, sehingga diperlukan rumus agar memudahkan perhitungan mediannya.

Distribusi Binomial

Sering dalam berbagai macam permasalahan peluang hanya memiliki dua kemungkinan hasil atau dapat disederhanakan menjadi dua kemungkinan. Sebagai contoh, ketika suatu koin dilempar, maka kita akan mendapat angka atau gambar. Ketika seorang bayi lahir, maka seorang bayi tersebut merupakan bayi laki-laki atau perempuan. Dalam permainan bola basket, tim yang bermain bisa menang atau kalah. Keadaan benar/salah tersebut dapat dijawab dengan dua cara, yaitu benar atau salah. Kondisi-kondisi lainnya dapat disederhanakan untuk menghasilkan dua kemungkinan. Sebagai contoh, suatu pengobatan medis dapat diklasifikasikan sebagai efektif atau tidak efektif, tergantung hasilnya. Seseorang dapat dikategorikan memiliki tekanan darah normal atau tidak normal, tergantung dari pengukuran tekanan darahnya. Pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda, walaupun memiliki empat atau lima pilihan jawaban, dapat diklasifikasikan menjadi benar atau salah. Kondisi-kondisi yang telah dicontohkan tersebut dinamakan percoba...