Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kewarganegaraan Indonesia

Demokrasi di Indonesia

Demokrasi di Indonesia ·            Masalah pokok yang dihadapi bangsa Indonesia adalah bagaimana meningkatkan kehidupan ekonomidan membangun kehidupan sosial dan politik yang demokratis dalam masyarakat yang beraneka ragam pola adat dan budayanya. ·            Perkembangan demokrasi Indonesia dibagi dalam empat periode: 1.       Periode 1945-1959, masa demokrasi parlementer: menonjolkan peranan parlemen serta partai-partai besar. 2.       Periode 1959-1965, masa demokrasi terpimpin: banyak aspek yang menyimpang dari demokrasi konstitusional dan lebih menampilkan beberapa aspek dari demokrasi rakyat. 3.       Periode 1966-1998, masa demokrasi pancasila orde baru: merupakan demokrasi konstitusional yang menonjolkan sistem presidensial. 4.       Periode 1999-sekarang, masa demokr...

SEJARAH BHINNEKA TUNGGAL IKA

·            Ungkapan Bhineka Tunggal Ika dapat ditemukan dalam Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular pada abad ke-XIV pada masa kerajaan Majapahit, yaitu “ Rwaneka dhatu winuwus Buddha Wisma, Bhinnȇka rakwa ring apan kena parwanosen, mangka ng Jinatwa kalawan Siwatatwa tunggal, Bhinnȇka tunggal ika tan hana darma wangrwa” (Bahwa agama Buddha dan Siwa (Hindu) merupakan zat yang berbeda, tetapi nilai-nilai kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal. Terpecah belah, tetapi satu jua, artinya tidak ada dharma yang mendua). ·            Menurut ungkapan Jawa Kuno tersebut, secara harfiah mengandung arti ‘ bhinneka’ (beragam), ‘ tunggal’ (satu), ‘ Ika’ (itu), yaitu beragam itu satu. ·            Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mulai menjadi pembicaraan terbatas antara Muhammad Yamin, Soekarno, I Gusti Bagus Sugriwa dalam sid...

Bentuk-Bentuk Demokrasi

Kita sebagai saintis muda Indonesia tidak hanya menekankan atau hanya membahas seputar sains, berkutat dalam lingkungan angka-angka, dan sebagainya. Namun, kita para saintis muda harus dan wajib mengenal bagaimana bentuk-bentuk demokrasi. Dan demokrasi manakah yang sesuai dengan kebudayaan bangsa kita? Apakah sistem demokrasi yang dianut bangsa kita ini adalah sistem yang terbaik? Yuk kita lihat... check it out!!! Bentuk-Bentuk Demokrasi 1.       Sistem Presidensial Sistem ini menekankan pentingnya pemilihan presiden secara langsung sehingga presiden terpilih mendapatkan mandat secara langsung dari rakyat. Dalam sistem ini kekuasaan eksekutif (kekuasaan menjalankan pemerintahan) sepenuhnya berada di tangan presiden. 2.       Sistem parlementer Sistem ini menerapkan mode hubungan yang menyatu antara kekuasaan legislatif dan eksekutif. Kepala eksekutif ( head of government) berada di tangan seorang perdana mentri. Adapun kepal...

Sejarah Nama Indonesia

·          Sejarah Indonesia dimulai sej a k zaman prasejarah berdasarkan penemuan “Manusia Jawa” ·          Secara geologi, wilayah nusantara merupakan pertemuan antara tiga lempeng benua, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. ·          Dwi pantra atau kerajaan Hindu Jawa Dwipa di pulau jawa dan sumatera sekitar 200 SM. ·          Pada abad ke-5 terdapat dua kerajaan yang bercorak hindu isme yaitu kerajaan T arumanegara yang menguasai Jawa Barat dan kerajaan Kutai di pesisir sungai Mahakam, Kalimantan. ·          Pada abad ke-4 s/d abad ke-7, di wilayah J awa B arat terdapat kerajaan bercorak Hindu-Budha yaitu kerajaan Tarumanegara yang kemudian dilanjutkan dengan kerajaan sunda sampai abad ke-16. ...

Sejarah UUD 1945

A.     Sejarah U ndang- U ndang D asar 1945 ·          Pembahasan Undang-Undang D asar dilakukan dalam s i dang BPUPKI, sid a ng pertama pada 29 Mei-1 Juni 1945, kemudian sid a ng kedua pada 10-17 Juli 1945. Pada sid a ng pertama membahas tetang dasar Negara, dan sid a ng kedua membahas tentang rancangan U ndang- U ndang D asar. Pada sid a ng kedua, dibentuk paniti a  h u kum dasar, panitia tersebut beranggotakan 19 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno. ·          Panitia h u kum dasar kemudian membentuk panitia kecil yang terdiriatas 7 orang, yakni: Prof. Dr. Supomo (ketua), Mr. Wongsonegoro, R. Soekardjo, Mr.A.Maramis, Mr.R. Pandji Singgih, H.Agu sSalim, dan Dr. Sukiman. Panitia ini bertugas untuk membuat rumusan rancangan U ndang- U ndang D asar dengan memperhatikan hasil-hasil bahasan dalam sid a ng-sidang BPUPKI sert a rapat-rapat paniti...